Herd Immunity Belum Tercapai, Risiko Penularan Covid-19 Tetap Tinggi

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Tim Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng), dalam rilis Minggu (23/5/2021) menyampaikan bahwa per 21 Mei 2021, Indonesia sudah melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 24.431.758 kali. Ada 14.685.236 orang sudah menerima vaksin dosis pertama dan 9.746.522 orang yang sudah menyelesaikan vaksin dosis kedua.
“Selama kita belum mencapai herd immunity (kekebalan kelompok), risiko penularan Covid-19 tetap tinggi di sekitar kita. Kekebalan kelompok dapat tercapai setelah 70% dari populasi Indonesia atau 181,5 juta orang menerima vaksinasi,” jelas Tim Satgas.
Disampaikan juga bahwa jumlah akumulasi data sampai dengan hari ini, Minggu (23/5/2021), yakni pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kalteng bertambah sebanyak 96 orang, dengan total kasus mencapai 21800 orang. Penambahan pasien dinyatakan sembuh sebanyak 91 orang, dengan total kasus mencapai 20157 orang. Dan, penambahan pasien dinyatakan meninggal dunia sebanyak 4 orang, sehingga total tetap menjadi 581 orang.
Perkembangan data Covid-19 yang dihimpun akumulasinya pada 23 Mei 2021 pukul 15.00 WIB, sebagai berikut: terkait kabupaten/kota zona terdampak, sebanyak 13 kabupaten dan 1 kota sudah terdampak. Kasus Konfirmasi ada penambahan sebanyak 96 orang, yaitu di Palangka Raya 29 orang, Kotawaringin Timur 5 orang, Kotawaringin Barat 28 orang, Lamandau 4 orang, Sukamara 18 orang, Pulang Pisau 1 orang, Kapuas 4 orang, Gunung Mas 1 orang, dan Barito Timur 6 orang, sehingga dari semula sebanyak 21704 orang menjadi 21800 orang.
Sembuh ada penambahan sebanyak 91 orang, yaitu di Palangka Raya 18 orang, Katingan 9 orang, Kotawaringin Timur 19 orang, Kotawaringin Barat 13 orang, Lamandau 2 orang, Sukamara 3 orang, Pulang Pisau 1 orang, Kapuas 1 orang, Barito Selatan 2 orang, Barito Timur 2 orang, dan Barito Utara 21 orang, sehingga dari semula 20066 orang menjadi 20157 orang. Kasus Suspek ada penurunan sebanyak 81 orang, sehingga dari semula 409 orang menjadi 328 orang.
Kasus Probable ttidakada penambahan, sehingga tetap 93 orang. Dalam Perawatan ada penambahan sebanyak 1 orang, sehingga dari semula 1061 orang menjadi 1062 orang. Kasus Meninggal ada penambahan sebanyak 4 orang, yaitu di Kotawaringin Timur 2 orang, Sukamara 1 orang, dan Seruyan 1 orang, sehingga dari semula 577 orang menjadi 581 orang, dengan tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) 2,7%. Jumlah spesimen ada penambahan sebanyak 271 orang, sehingga dari semula 143847 spesimen menjadi sebanyak 144118 spesimen. (nov/may)