Menkes Budi Gunadi Kunjungi Palangka Raya, Pastikan Penanganan Kesehatan Korban Karhutla Berjalan Baik

Menkes Budi Gunadi Kunjungi Palangka Raya, Pastikan Penanganan Kesehatan Korban Karhutla Berjalan Baik
PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah untuk memastikan penanganan kesehatan masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam melindungi kesehatan masyarakat di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.
Gubernur Agustiar Sabran didampingi Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden beserta unsur Forkopimda menyambut kehadiran Menkes di sejumlah titik antara lain Puskesmas Menteng, Rumah Oksigen di RTH Bundaran Besar, RSUD Doris Sylvanus dan Puskesmas Panarung.

Menkes Budi Gunadi meninjau puskesmas sebagai layanan pertama yang didatangi masyarakat saat sakit. “Kalau sakitnya sudah menjadi lebih parah, bukan saja ISPA biasa, tapi menjadi pneumonia, harus dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya pada wartawan yang menemuinya.
Ia menyebutkan, Kalimantan Tengah masih menjadi wilayah dengan polusi udara paling tinggi dari 7 wilayah lain di Indonesia yang mengalami karhutla saat ini. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di sejumlah wilayah telah melampaui angka 300, kategori berbahaya. Menkes mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti balita, lansia, dan ibu hamil untuk membatasi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker N95, dan segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat jika mengalami batuk, iritasi mata, atau iritasi kulit.

Dalam kunjungan di Palangka Raya, Menkes selain meninjau fasilitas kesehatan dan Rumah Oksigen, juga menyerahkan secara simbolis bantuan obat-obatan dan alat kesehatan seperti masker bedah, masker N95, oxygen concentrator, nebulizer, tabung oksigen, air purifier dan multivitamin tablet dan sirup.

Kunjungan ini menegaskan sinergi pemerintah pusat dan daerah bahwa penanganan karhutla tidak hanya terkait pemadaman api, tetapi juga perlindungan kesehatan masyarakat jangka panjang.
” Saya berdoa mudah-mudahan cepat hujan. Kami Kemenkes ingin selalu memastikan dampak yang ditimbulkan seminimal mungkin. Jangan keluar rumah kalau tidak perlu, terutama kelompok rentan, balita, ibu hamil dan org tua. Usahakan kalau pergi harus pakai masker N95 dengan cara pakai yang benar karena partikel saat ini PM2,5 sangat kecil dan bisa masuk ke paru-paru,” pesannya. (Dew/Ddw/Eka/Lry/Fen)









