Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Hadiri Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam Rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Gubernur Agustiar Sabran dan Wagub Edy Pratowo menghadiri Rapur Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangka Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, Jumat (14/8/2026).
PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur (Wagub) Edy Pratowo menghadiri Rapat Paripurna (Rapur) Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangka Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, Jumat (14/8/2026).

Rapur kali ini dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kalteng Arton S. Dohong serta dihadiri para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Provinsi Kalteng, unsur Forkopimda Kalteng, Asisten dan Staf Ahli Gubernur, Kepala Instansi Vertikal, serta Kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng.
Sementara itu, Pidato Kenegaraan Presiden RI hari ini disampaikan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Selain dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming, Sidang Tahunan dan Sidang Bersama ini dihadiri Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, Wapres Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla, Wapres Ke-11 RI Boediono, Wapres Ke-13 RI Ma’ruf Amin, istri Presiden Ke-4 RI Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua Umum Partai Politik, serta Duta Besar Negara Sahabat.

Dalam pidatonya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa dalam 21 bulan memimpin, pemerintahannya telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara.
Presiden mengungkapkan 4 pedoman utama yang menjadi dasar kerja pemerintahannya, yakni menjalankan perintah UUD 1945, menjaga dan melindungi kepentingan inti nasional termasuk memastikan kekayaan bangsa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat, berupaya mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu sesingkat-singkatnya, serta mengarahkan seluruh kebijakan untuk kepentingan rakyat.
“Belum bisa mengatakan seluruh persoalan bangsa telah selesai atau seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan, namun pemerintah akan terus menyelesaikan berbagai persoalan bangsa dan memenuhi janji yang telah disampaikan kepada rakyat,” tegasnya. (Ran/Lry)









