Gubernur Kalteng Kunjungi SMAN 1 Pangkalan Bun, Dorong Generasi Muda Mengenyam Pendidikan Tinggi

Gubernur Kalteng Kunjungi SMAN 1 Pangkalan Bun, Dorong Generasi Muda Mengenyam Pendidikan Tinggi
PANGKALAN BUN, KOBAR – BIRO ADPIM. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengunjungi SMAN 1 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (28/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda Gubernur di Kabupaten Kotawaringin Barat sekaligus momentum untuk melihat secara langsung kondisi dan pelaksanaan pendidikan di daerah.

Di hadapan para siswa, Gubernur menekankan pentingnya memiliki kemauan dan tekad untuk meraih cita-cita. “Selama ada niat, ada kemauan, ada tekad, tidak ada yang tidak mungkin. Anak-anakku sekalian harus bercita-cita setinggi mungkin. Untuk itu, jauhi narkoba, jauhi pergaulan bebas, jauhi balap liar, dan jauhi hal-hal negatif,” ujar Gubernur.
Gubernur menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam memutus rantai kemiskinan, pengangguran, dan kebodohan. Karena itu, para siswa didorong untuk memanfaatkan masa pendidikan dengan sebaik-baiknya sebagai bekal untuk membangun daerah dan bangsa di masa mendatang.
Sejalan dengan perkembangan zaman, Gubernur juga mengingatkan para siswa agar membangun karakter positif, tekun belajar, serta menjauhi berbagai hal yang dapat merusak masa depan. Ia meminta para siswa untuk giat beribadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, menghormati guru di sekolah, serta berbakti kepada orang tua.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah Iwan Kurniawan mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Kalteng terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Ia menyebut, fasilitas pembelajaran di SMAN 1 Pangkalan Bun, termasuk penggunaan interactive flat panel, dapat dimanfaatkan sebagai media belajar dan mendukung kolaborasi antarsiswa.
Lebih lanjut, Kapolda juga mendorong para siswa memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak, tidak hanya sebagai user tetapi juga untuk menghasilkan karya dan membangun jejaring. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga rekam jejak digital serta mengajak para siswa turut menyosialisasikan pencegahan Karhutla. (Els/Hrs/Kim/Wen)









