Gubernur Pimpin Upacara Hari Jadi Ke-66 Kabupaten Kotawaringin Barat

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bertindak selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-66 Kabupaten Kobar di Halaman Kantor Bupati Kobar, Jumat (3/9/2025).
PANGKALAN BUN, KOBAR – BIRO ADPIM. Peringatan Hari Jadi Ke-66 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berlangsung secara khidmat di Halaman Kantor Bupati Kobar, Jumat (3/9/2025).
Gubernur Agustiar Sabran bertindak selaku Inspektur pada upacara yang diikuti Bupati Kobar Nurhidayah, Wakil Bupati (Wabup) Suyatno, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar, unsur Forkopimda Kabupaten Kobar, serta ASN dan pelajar.
“Saya selaku Gubernur Kalimantan Tengah mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-66 Bumi Marunting Batu Aji, Kabupaten Kotawaringin Barat,” ungkap Gubernur dalam amanatnya seraya mendoakan Kabupaten Kobar semakin maju, sejahtera, dan makmur.

Selanjutnya, ia menyampaikan apresiasi bagi Bupati, Wabup, para tokoh-tokoh pendahulu, dan seluruh elemen masyarakat karena berkat sinergitas bersama, telah banyak progres dan kemajuan pembangunan yang dirasakan masyarakat Kabupaten Kobar.
Pada momentum Hari Jadi ini, Gubernur mengajak semua elemen mempererat ikatan persaudaraan dan semangat Huma Betang dalam bingkai NKRI.
“Mari kita bersatu menyukseskan pembangunan daerah, dengan mendukung Visi Misi Kepala Daerah dan Visi Misi saya selaku Gubernur dan Bapak Wagub,” imbuhnya.
Gubernur menyampaikan keinginannya agar pembangunan Kalteng makin adil dan merata melalui program prioritas Kartu Huma Betang Sejahtera, sehingga seluruh masyarakat hingga di pedalaman dan tidak mampu bisa merasakan akses layanan dasar berkualitas. Program itu akan dimulai tahun 2026. Saat ini, program dalam persiapkan agar tepat aturan dan tepat sasaran.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya mendukung pogram Asta Cita Presiden, seperti program MBG, Ketahanan Pangan, dan Koperasi Merah Putih, serta sinergitas Pusat dan Daerah sebagai kunci keberhasilan pembangunan.
Ia juga menekankan kemandirian daerah yang perlu diperkuat, dengan mengembangkan potensi sektor unggulan Kobar, seperti perkebunan, pertanian, perikanan, dan pertambangan.
“Termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan adanya Taman Nasional Tanjung Puting, Istana Kuning, dan juga seni budaya kearifan lokal,” pungkasnya. (dew/eka)















