Plt. Sekda Kalteng Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau 2026 dan Risiko Karhutla

Plt. Sekda Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung hadir secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dalam kegiatan Diseminasi Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026, Senin (9/3/2026).
PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Leonard S. Ampung hadir secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dalam kegiatan Diseminasi Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026, Senin (9/3/2026).
Plt. Sekda menilai kegiatan diseminasi ini penting untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). “Untuk menyatukan langkah dalam menghadapi potensi musim kemarau yang diprediksi membawa risiko tinggi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Plt. Sekda menegaskan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla tidak boleh berkutang meskipun pemerintah dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran pada tahun 2026 ini. “Kunci keberhasilan kita adalah kolaborasi. Dengan pemahaman yang sama, kita dapat bertindak lebih terencana dan terpadu demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang bebas kabut asap,” imbuhnya
Pada kesempatan yang sama, Kepala BMKG Provinsi Kalteng Sugiyono menjelaskan prediksi curah hujan bulanan menunjukkan curah hujan di Kalteng pada periode Maret-Mei 2026 masih berada pada kategori menengah hingga tinggi. Namun, curah hujan di Kalteng pada periode Juni-Agustus 2026 diperkirakan mulai menurun menjadi kategori menengah hingga rendah dengan sifat hujan berada pada kategori bawah normal hingga normal.
Sementara itu,, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalteng Ahmad Toyib mengungkapkan ttingkat bahaya Karhutla pada tahun 2026 ini diperkirakan lebih tinggi dibandingkan tahun 2025 dan 2024. Hal ini dipengaruhi musim kemarau yang diprediksi datang lebih awal mulai akhir Mei 2026 dengan kondisi yang lebih kering, sifat hujan di bawah normal, dan durasi musim kemarau lebih panjang hingga sekitar 5 bulan. (Ran/Foto: MMC Kalteng)















