BIRO ADPIM

Top Menu

  • Home

Main Menu

  • BERANDA
  • PROFIL
    • TUGAS DAN FUNGSI
    • VISI DAN MISI
    • STRUKTUR ORGANISASI
  • SIARAN PERS
  • BERITA
  • ARTIKEL
  • BULETIN
  • Opini
  • GALERI
    • FOTO
    • Video
    • INFOGRAFIS
  • PPID
    • Dokumen PPID
    • Maklumat Pelayanan PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Struktur Organisasi PPID
    • Tugas dan Wewenang PPID
    • Alur Permohonan PPID
    • PPID Utama
  • KONTAK
  • Home

logo

BIRO ADPIM

  • BERANDA
  • PROFIL
    • TUGAS DAN FUNGSI
    • VISI DAN MISI
    • STRUKTUR ORGANISASI
  • SIARAN PERS
    • Gubernur Sugianto Sabran Bentuk Tim Pengawasan Perizinan Berusaha Terintegrasi di Provinsi Kalimantan ...

      17/01/2022
      0
    • Temui Gubernur, GM PLN Dukung Hilirisasi di Kalimantan Tengah Melalui Pembangunan Kelistrikan

      17/11/2021
      0
    • 100 Hari Menjelang Tutup Tahun 2021, Sugianto-Edy Percepat Pertumbuhan Ekonomi Kalteng di ...

      24/09/2021
      0
    • Gubernur Sugianto Pantau Kondisi Banjir Palangka Raya-Katingan dari Udara

      17/09/2021
      0
    • Kejar Target Vaksinasi Pelajar di Kalteng, Strategi Gubernur Mewujudkan Pembelajaran Tatap Muka

      28/08/2021
      0
    • Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Pacu Hilirisasi Sektor Industri

      24/08/2021
      0
    • Ekonomi Kalteng Bangkit di Masa Pandemi, Kontribusi 5,65% Terhadap Perekonomian Nasional

      10/08/2021
      0
    • Pemerintah Kembali Menambah Jumlah Penerima Bantuan Sosial Beras di Kalteng

      10/08/2021
      0
    • Kalteng Berhasil Lewati Krisis Oksigen karena Bantuan dari Presiden Bersama Gubernur, Forkopimda, ...

      10/08/2021
      0
  • BERITA
  • ARTIKEL
    • Gubernur Beri Motivasi pada Pelajar dan Mahasiwa Kalteng

      10/03/2020
      0
    • Lestarikan Tradisi Adat Leluhur, Tasyakuran Aqiqah Putra Gubernur Kalteng Padukan Adat Kotawaringin, ...

      08/03/2020
      0
    • Gubernur Berharap Pekan Rajabiyah Jadi Momentum Pemersatu di Tengah Keberagaman

      07/03/2020
      0
    • Mencetak SDM Berkualitas di Era Digital

      20/11/2019
      0
    • Gubernur Apresiasi Kinerja Anak Buah dalam Tiga Tahun Kepemimpinannya

      19/10/2019
      0
  • BULETIN
    • Buletin Isen Mulang Edisi 374 Desember 2025

      31/12/2025
      0
    • Buletin Isen Mulang Edisi 373 November 2025

      30/11/2025
      0
    • Buletin Isen Mulang Edisi 372 Oktober 2025

      31/10/2025
      0
    • Buletin Isen Mulang Edisi 371 September 2025

      30/09/2025
      0
    • Buletin Isen Mulang Edisi 370 Agustus 2025

      31/08/2025
      0
    • Buletin Isen Mulang Edisi 369 Juli 2025

      31/07/2025
      0
    • Buletin Isen Mulang Edisi 368 Juni 2025

      30/06/2025
      0
    • Buletin Isen Mulang Edisi 367 Mei 2025

      31/05/2025
      0
    • Buletin Isen Mulang Edisi 366 April 2025

      30/04/2025
      0
  • Opini
  • GALERI
    • FOTO
    • Video
    • INFOGRAFIS
  • PPID
    • Dokumen PPID
    • Maklumat Pelayanan PPID
    • Visi dan Misi PPID
    • Struktur Organisasi PPID
    • Tugas dan Wewenang PPID
    • Alur Permohonan PPID
    • PPID Utama
  • KONTAK
Umum
Home›Umum›Universal Masking Terbukti Dapat Memperlambat Penyebaran Covid-19

Universal Masking Terbukti Dapat Memperlambat Penyebaran Covid-19

By Biro Adpim
02/08/2021
1132
0
Share:

PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Tim Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menyampaikan Press Release mengenai perkembangan penanganan pandemi Covid-19 sampai dengan hari Senin (02/08/2021) pukul 15.00 WIB.

Dalam keterangan rilisnya kali ini, Satgas Penanganan Covid-19 menyampaikan bahwa Gerakan Semua Wajib Pakai Masker yang diserukan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu adalah seruan universal yang dapat kita temukan di seluruh penjuru dunia. Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan, “Di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, seruan tersebut dikenal dengan ‘Universal Masking’. Maknanya, semua orang wajib memakai masker.”

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Pemerintah Republik Indonesia itu menjelaskan bahwa Universal Masking dianjurkan karena terbukti dapat memperlambat penyebaran Covid-19. “Penelitian Dokter Derek Chu dan koleganya yang diterbitkan pada 1 juni 2020 tahun lalu menyatakan risiko tertular percikan air atau yang kita kenal sebagai droplet dari orang lain dan masuk ke mulut atau hidung kita turun 45% dengan memakai masker kain. Apabila memakai masker bedah, risiko makin turun ke tingkat 70%,” jelas Dokter Reisa.

Dalam rangka melawan varian Delta yang lebih mudah dan cepat menular, maka pemerintah sudah melakukan peningkatan upaya melindungi diri dari penularan Covid-19. Salah satunya adalah dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai upaya menurunkan mobilitas dan menekan kontak antara orang dengan orang.

Bersamaan dengan PPKM, Pemerintah Indonesia juga menyarankan dimulainya kebiasaan memakai dua atau pakai masker ganda (double masking). Pemakaian masker dobel ini artinya memadukan masker bedah dilapisi dengan masker kain.

Dokter Reisa juga menambahkan bahwa penelitian penggunaaan masker kain dan masker medis secara bersamaan juga dikonfirmasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC di Amerika Serikat. Lembaga yang berpusat di Atlanta tersebut melakukan eksperimen untuk mencari cara meningkatkan efektivitas pemakaian masker medis, termasuk memasang masker kain di atas masker medis.

Eksperimen ini menyoroti pentingnya memaksimalkan fungsi masker menutupi bagian hidung dan mulut. Hasilnya menunjukkan bahwa mengenakan masker yang pas di wajah dapat membantu membatasi penyebaran virus penyebab Covid-19.

Meski masker medis secara substansial mengurangi tetesan droplet, namun pemakaian yang lebih erat dan pas di wajah, tanpa ada ruang yang terbuka, akan membuat partikel aerosol yang mungkin ada pada saat berada di ruang tertutup dengan orang lain dapat tertahan masker kain. Penelitian CDC tersebut menunjukkan bahwa masker medis memang ditemukan lebih longgar daripada masker respirator seperti N95, namun efektivitas masker kain dan prosedur medis dapat ditingkatkan dengan memastikan bahwa masker tersebut dipasang dengan baik, sesuai kontur atau bentuk wajah pemakai untuk mencegah kebocoran udara di sekitar tepi masker.

Penelitian CDC menemukan bahwa mengenakan masker kain di atas masker medis atau penunggunaan masker ganda dapat meningkatkan kesesuaian masker medis di wajah dan mengurangi paparan penerima terhadap aerosol dan partikel droplet dengan ukuran kecil yang dianggap faktor utama penularan SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19.

CDC juga menyatakan bahwa sampai dengan kekebalan populasi yang karena program vaksinasi tercapai, Universal Masking adalah cara yang sangat efektif untuk memperlambat penyebaran SARS-CoV-2. Apabila dikombinasikan dengan tindakan perlindungan lainnya, seperti menjaga jarak aman sekitar dua meter dari orang lain di tempat umum, menghindari keramaian atau kerumunan terutama di ruang tertutup yang ventilasinya tidak baik, mengurangi bepergian keluar rumah atau menurunkan mobilitas, dan rajin mencuci tangan sesering mungkin sehingga terjaga selalu kebersihannya, maka upaya inovatif memakai masker ganda akan mendatangkan banyak manfaat menurunkan jumlah kasus harian.

Hanya saja, perbedaannya adalah kalau kekebalan kelompok dapat dicapai dengan cakupan vaksinasi lebih dari 70% populasi, Universal Masking harus dilakukan semua orang dalam populasi tersebut, tanpa kecuali. “Universal Masking itu artinya Semua Wajib Pakai Masker,” Dokter Reisa menegaskan.

Selanjutnya, disampaikan perkembangan data Covid-19 Kalteng pada hari ini, di mana terdapat penambahan Kasus Konfirmasi sebanyak 309 orang, yaitu di Palangka Raya 80 orang, Katingan 4 orang, Kotawaringin Timur 28 orang, Kotawaringin Barat 17 orang, Lamandau 24 orang, Sukamara 8 orang, Seruyan 4 orang, Pulang Pisau 16 orang, Kapuas 53 orang, Gunung Mas 18 orang, Barito Selatan 27 orang, Barito Timur 3 orang, dan Murung Raya 27 orang, sehingga dari semula sebanyak 34.734 orang menjadi 35.043 orang.

Pasien Sembuh ada penambahan sebanyak 208 orang, yaitu di Palangka Raya 54 orang, Katingan 5 orang, Kotawaringin Timur 10 orang, Kotawaringin Barat 12 orang, Lamandau 7 orang, Seruyan 5 orang, Pulang Pisau 8 orang, Kapuas 57 orang, Gunung Mas 33 orang, Barito Selatan 3 orang, Barito Timur 12 orang, dan Murung Raya 2 orang, total menjadi 30.194 orang.

Kasus Suspek ada penurunan sebanyak 71 orang, sehingga dari semula 175 orang menjadi 104 orang. Kasus Probable tidak ada penambahan, tetap 104 orang. Pasien Dalam Perawatan ada penambahan sebanyak 83 orang, sehingga dari semula 3.619 orang menjadi 3.702 orang. Kasus Meninggal ada penambahan sebanyak 18 orang, yaitu di Palangka Raya 12 orang, Kotawaringin Timur 3 orang, Kotawaringin Barat 1 orang, Lamandau 1 orang, dan Kapuas 1 orang, total menjadi 1.147 orang, dengan tingkat kematian (CFR) 3,3%.

Sebaran Kasus Aktif menurut Kecamatan dan Desa/Kelurahan mengalami penambahan 3 Kecamatan dan penambahan 5 Desa/Kelurahan, sehingga dari semula pada 97 Kecamatan (71,32%) menjadi 100 Kecamatan (73,53%) dan 347 Desa/Kelurahan (20,72%) menjadi 352 Desa/Kelurahan (21,01%).

Zonasi RT Kasus Aktif mengalami penambahan 19 RT, sehingga dari semula Zona Merah 2 RT (0,02%) menjadi 2 RT (0,02%), RT Zona Oranye 72 RT (0,68%) menjadi 67 RT (0,63%), dan RT Zona Kuning 1099 RT (10,41%) menjadi 1123 RT (10,64%).

Untuk Keterpakaian Tempat Tidur pada RS (BOR), Tempat Tidur Intensif mengalami peningkatan Tempat Tidur Terpakai (5,6%), sehingga dari semula 61,1% menjadi 66,7%, di mana ada 4 Kabupaten/Kota yang BOR di atas 50%, yaitu Murung Raya, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, dan Palangka Raya, sementara Tempat Tidur Isolasi mengalami peningkatan Tempat Tidur Terpakai (4,2%), sehingga dari semula 53,0% menjadi 57,2%, di mana ada 5 Kabupaten/Kota yang BOR di atas 50%, yaitu Murung Raya, Barito Selatan, Kapuas, Palangka Raya, dan Kotawaringin Timur.

Capaian target vaksinasi, yaitu Nakes Tahap I sebesar 109,35% dan Tahap II sebesar 103,02%, Pelayan Publik Tahap I sebesar 136,22% dan Tahap II sebesar 76,70%, Lansia Tahap I sebesar 21,86% dan Tahap II sebesar 14,70%, Masyarakat Umum dan Rentan Tahap I sebesar 7,64% dan Tahap II sebesar 3,10%, serta Remaja Tahap I sebesar 0,18% dan Tahap II sebesar 0,00%. (win)

Bagikan
TagsCOVID-19penyebaranuniversal masking
Previous Article

Wagub Kalteng Hadiri Syukuran Hari Jadi Ke-19 ...

Next Article

Universal Masking is Proven to Slow Spread ...

Share:

Related articles More from author

  • Umum

    Fakta-Fakta yang Harus Dicermati Terkait Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun

    25/12/2021
    By Biro Adpim
  • Umum

    Pj. Sekda Kalteng Ikuti Zikir dan Doa Bersama agar Pandemi Segera Berakhir

    13/08/2021
    By Biro Adpim
  • Umum

    Pemprov Kalteng Berkomitmen Utamakan Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat Dalam Penanganan Covid-19

    03/04/2020
    By Biro Adpim
  • Umum

    Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Bulan Ramadhan dan Mudik Idul Fitri, Sekda Kalteng Hadiri Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri

    13/04/2021
    By Biro Adpim
  • Umum

    10 Tips bagi Lansia dan Kelompok Komorbid agar Terhindar dari Covid-19

    26/09/2020
    By Biro Adpim
  • Siaran Pers

    Various Institutions and Agencies in Regional and Central Level Distributes Aid through COVID-19 Task Force in Central Kalimantan

    15/05/2020
    By Biro Adpim

  • Umum

    Pupuk Jiwa Nasionalisme, Biro Administrasi Pimpinan Dukung Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

  • EkonomiUmum

    Gubernur Kalteng Dukung Diversifikasi Pangan Lokal

  • Umum

    Beberapa Fakta Terbaru Varian Omicron dari Para Ahli

Pemerintah

Wagub Edy Pratowo Terima Laporan Hasil Pemeriksaan Semester II dari BPK Perwakilan Kalteng

  • Pemprov Kalteng Gelar Pengajian Muslimah Peringati Isra Mi’raj dan Rajut Silaturahmi

    By Biro Adpim
    29/01/2026
  • Layanan Kesehatan Makin Merata, Kalteng Raih Penghargaan Nasional UHC Award 2026

    By Biro Adpim
    28/01/2026
  • Program MBG Momentum Strategis Wujudkan Generasi Emas Kalteng

    By Biro Adpim
    22/01/2026
  • Plt. Sekda Kalteng Tanda Tangani Kesepakatan Bersama Pemprov dengan Perum Bulog

    By Biro Adpim
    22/01/2026

BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Jl. RTA Milono No.1, Menteng, Kec. Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah 73111

  • Recent

  • Popular

  • Wagub Edy Pratowo Terima Laporan Hasil Pemeriksaan Semester II dari BPK Perwakilan Kalteng

    By Biro Adpim
    30/01/2026
  • Pemprov Kalteng Gelar Pengajian Muslimah Peringati Isra Mi’raj dan Rajut Silaturahmi

    By Biro Adpim
    29/01/2026
  • Layanan Kesehatan Makin Merata, Kalteng Raih Penghargaan Nasional UHC Award 2026

    By Biro Adpim
    28/01/2026
  • Buletin Isen Mulang Edisi 291 Januari 2019

    By Biro Adpim
    08/10/2019
  • Buletin Isen Mulang Edisi 292 Februari 2019

    By Biro Adpim
    08/10/2019
  • Buletin Isen Mulang Edisi 293 Maret 2019

    By Biro Adpim
    08/10/2019
Johni Sonder, S.STP, M.Si