Meriahkan Hari Jadi Ke-68 Kalteng, Ajang Balap Motor Gubernur Cup Drag Bike Championship 2026 Siap Digelar

Gubernur Agustiar Sabran secara resmi membuka Gubernur Cup Drag Bike Championship 2026 di Sirkuit Non Permanen Bundaran Besar Talawang, Jalan D. I. Panjaitan Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026), yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-69 Kalteng.
PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Gubernur Agustiar Sabran secara resmi membuka Gubernur Cup Drag Bike Championship 2026 yang digelar di Sirkuit Non Permanen Bundaran Besar Talawang, Jalan D. I. Panjaitan Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026).
Ajang balap motor ini akan berlangsung tanggal 23-24 Mei 2026 dengan menghadirkan 22 kelas balap yang siap diikuti para pembalap terbaik dari berbagai daerah, mulai dari kelas bracket 8 detik hingga 11 detik, sport 2 tak, bebek tune up, matic open, hingga kelas sunmori lokal Kalteng.
Acara otomotif yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng bersama Putra Kahayan Racing Team dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalteng ini dimeriahkan total hadiah Rp 200 juta bagi para pemenang. Selain itu, juga tersedia hadiah tambahan (doorprize) berupa sepeda motor dan sepeda listrik serta hadiah menarik lainnya. Antusiasme masyarakat pada Gubernur Cup Drag Bike Championship 2026 terlihat dari banyaknya penonton yang telah hadir memadati area sirkuit sejak awal pertandingan berlangsung.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa event ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bukti nyata bahwa Kalteng siap dan mampu menjadi tuan rumah bagi ajang-ajang olahraga motor tingkat regional maupun nasional. “Kepada anak-anak muda, generasi penerus, saya berpesan untuk selalu patuhi aturan lalu lintas, hindari balapan liar, dan jauhi penggunaan Narkoba, minum-minuman keras, judi online, dan pergaulan bebas,” pesannya.
Ia berharap Gubernur Cup Drag Bike Championship 2026 dapat menjadi sarana positif untuk menyalurkan bakat otomotif generasi muda dan menekan angka balap liar, sehingga nantinya menjadi sarana edukasi dan pembinaan atlet otomotif yang lebih baik. (nov/wen)









