Gubernur Agustiar Sabran Lantik DAD 8 Kabupaten/Kota dan BATAMAD 4 Kabupaten

Gubernur Agustiar Sabran melantik DAD dan BATAMAD Kabupaten/Kota se-Kalteng serta LBH DAD di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur, Jumat (22/5/2026).
PALANGKA RAYA – BIRO ADPIM. Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran melantik Dewan Adat Dayak (DAD) dan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Kabupaten/Kota se-Kalteng serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DAD, Jumat (22/5/2026), di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur. Acara pelantikan ini turut dihadiri Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kabinda Kalteng Marsma TNI Muhammad Nur, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalteng Junaidi, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, Bupati dan Wakil Bupati se-Kalteng, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Periode 2021-2026 Marhin Billa, Pengurus Inti DAD Kalteng, serta Anggota DAD dan BATAMAD se-Kalteng.
Pelantikan Struktur Kepengurusan DAD 8 Kabupaten/Kota dan BATAMAD 4 Kabupaten Se-Kalteng serta LBH DAD Kalteng ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalteng Nomor 16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak di Kalimantan Tengah yang dibacakan Sekretaris Umum DAD Kalteng Yulindra Dedy
Presiden MADN Marthin Billa dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada DAD dan BATAMAD Kabupaten/Kota yang dilantik hari ini. “Atas nama Presiden MADN, saya mengucapkan selamat kepada Bapak, Ibu, Saudara/Saudari yang dilantik. Semoga dalam mengemban amanat ini, kita melaksanakan tugas demi pembangunan bangsa ini, khususnya pembangunan masyarakat Kalimantan Tengah yang berbahagia,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran yang juga Ketua Umum DAD Kalteng dalam sambutannya menyampaikan, “Pelantikan ini bukan sekadar agenda organisasi rutin, melainkan momentum krusial untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, menyamakan persepsi dalam menghadapi dinamika sosial, budaya, ekonomi di Kalimantan Tengah.”

Provinsi Kalteng, menurut Gubernur, adalah wilayah yang kaya, baik sumber daya alamnya maupun keberagaman suku, budaya, dan agamanya. Di tengah arus modernisasi dan investasi yang masuk ke daerah, tantangan sosial yang dihadapi semakin kompleks. Oleh karena itu, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ada sebuah tanggung jawab besar untuk menjaga harmoni ini agar pilar-pilar kebangsaan tetap kokoh berdiri.
Gubernur Agustiar Sabran dalam sambutannya juga menekankan 3 fokus utama yang harus menjadi ruh pergerakan DAD ke depan, yaitu fokus pada penanganan dan pencegahan konflik, mendorong penguatan kearifan lokal sebagai bagian dari instrumen hukum, moral, dan pendidikan, serta berperan sebagai mitra strategis dari Pemerintah Daerah dan Aparat Keamanan. “Melalui kegiatan ini, saya berharap kepengurusan DAD dan BATAMAD Kota/Kabupaten yang dilantik agar terus solid, berintegritas, dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah maupun aparat penegak hukum,” ujar Gubernur. (may/ben)









