Gubernur Kunjungi SMAN 1 Balai Riam Pastikan Pendidikan untuk Pembangunan SDM Kalteng

Gubernur Kunjungi SMAN 1 Balai Riam Pastikan Pendidikan untuk Pembangunan SDM Kalteng
BALAI RIAM, SUKAMARA – BIRO ADPIM. Memastikan pembangunan SDM melalui pendidikan berjalan dengan baik, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengunjungi SMAN 1 Balai Riam, Kamis (27/8/2026). Kunjungan dilakukan seusai peresmian Jembatan Garuda Perintis di Desa Jihing, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara pada hari yang sama.

Turut hadir dalam rombongan Gubernur, antara lain Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen Pol Wimoko, Bupati Sukamara Masduki, Ketua DPRD Kabupaten Sukamara Ahmad Darsoni, Dandim 1014/Pangkalan Bun Letkol Infanteri Makin, serta sejumlah Kepala OPD Provinsi Kalteng.
Di hadapan siswa-siswi SMAN 1 Balai Riam, Gubernur menekankan bahwa pendidikan penting untuk memberantas kebodohan, pengangguran, dan kemiskinan. “Tapi untuk itu, anak-anakku sekalian harus punya niat, punya kemauan, punya kesadaran, patuh pada orang tua, mendengarkan guru,” jelas Gubernur.
Pada kesempatan ini, Gubernur juga meminta para siswa untuk memiliki karakter dan attitude, menjauhi Narkoba, dan menjaga toleransi agar lebih mudah membangun Kalteng. Selain itu, Gubernur tidak ingin ada pungutan sekolah, terutama pada siswa kurang mampu. “Kami datang ke sini untuk memastikan jangan sampai ada pungutan sekolah, jangan sampai ada yang terbebani,” imbuhnya.
Selanjutnya, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meminta para siswa atau generasi muda dapat memanfaatkan perkembangan teknologi dengan baik dan bijak bermedia sosial. “Bijak bermedia sosial dengan saring sebelum sharing,” ungkap Kapolda yang juga meminta para siswa mendukung pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama keluarga dan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin pada kesempatan ini memaparkan mengenai manfaat pembangunan Jembatan Garuda Perintis yang dapat membuka keterisolasian daerah terpencil. “Kami Kodam sudah membangun 1006 jembatan dan September akan kita mulai lagi pembangunan-pembangunan ini. Bersama Pemerintah Daerah akan berkolaborasi, kita lihat lokasi-lokasi mana yang kira-kira bisa dibangun dan membantu perekonomian masyarakat, transportasi masyarakat, pendidikan, dan sebagainya,” urai Pangdam.
Ia pun meminta para siswa belajar tekun untuk meraih profesi yang dicita-citakan. Menurutnya, semua profesi mulia, tinggal bagaimana mengaplikasikan dan memaksimalkannya. “Tetap semangat, tetap optimis, negara tetap hadir untuk semua masyarakat,” pungkasnya. (Ran/Hrs/Wen)









